Pemeliharaan dan pemetikan

Hasil tabulampot jeruk, nantinya bakal disantap sendiri. Agar buahnya tampil menarik dan tidak terserang ulat, sebaiknya buah dibungkus. Bahan pembungkusnya bisa kertas koran, kertas semen, plastik hitam, atau kertas karbon. Yang dibungkus buah yang sehat, bentuk lurus, normal. Pembungkusan dilakukan sejak buah masil pentil. Perbandingan antara jumlah buah dan daun dijaga harus seimbang. Sekaligus untuk menjaga estetika. Penjarangan buah perlu dilakukan. Bila jumlah buah terlalu banyak akan menghasilkan buah akhir berukuran kecil-kecil. Karena suplai karbohidrat dari daun cuma sedikit. Idealnya, satu buah jeruk perlu disuplai karbohidrat hasil dari 5-15 daun yang berfontosis sempurna. 

Buah siap panen kalau sudah matang pohon. Buah matang pohon gampang dipetik. Dengan sedikit putar, buah jeruk akan lepas. Pemetikan terbaik menggunakan gunting, sekaligus melakukan pemangkasan ranting tangkai buah. Jadi buah jeruk dipanen berikut buahnya. Setelah panen usai, tabulampot jeruk membutuhkan perawatan pasca panen dan kemungkinan ganti media tanam. Penggantian media tanam wajib dilakukan kalau media tanamnya mulai mengeras, akar tanaman tampak bermunculan di atas permukaan, dan kesuburuannya semakin menurun. 

Sumber: Bertanam Buah Dalam Pot