Sebelumnya kita telah membahas pengendali hama yang berasal dari tanaman atau yang bisa disebut dengan pestisida alami (organik), maka kini kita akan membahas metil eugenol yang bersifat sebagai pemikat lalat buah.  

Metil eugenol adalah salah satu senyawa aktif yang terkandung dalam minyak atsiri hasil penyulingan cengkeh (Syzygium aromaticum) dan daun wangi (Melaleuca bracteata). Senyawa aktif ini berfungsi sebagai pemikat untuk memonitor dan membunuh lalat buah. Lalat buah sulit dikendalikan dengan penyemprotan, karena akan banyak semprotan yang tidak kena sasaran sehingga menjadi boros. Pengendaliannya dilakukan dengan membuat jebakan. Alat jebakan dari botol bekas minuman air mineral. Cara melakukannya sebagai berikut:

 

1. Beli atraktan yang mengandung senyawa aktif metil eugenol di toko-toko pertanian

2. Siapkan botol air aqua bekas, bagian yang mengerucut (dari bahu sampai mulut botol dipotong, lalu dipasang terbalik (bagian mulut masuk ke tubuh botol.

3. Bekas potongan direkat lem atau diplester

4. Ambil kapas lalu dipilin-pilin sampai sebesar ibu jari, kemudian diikat dengan kawat kecil

5. Kapas ditetesi atraktan sampai cukup basah

6. Kapas dimasukkan ke botol melalui mulut botol yang sudah dibalik

7. Posisi kapas berada di tengah-tengah botol, menggantung, lalu kawat yang mengikat kapas diikatkan pada botol. 

8. Botol digantung di antara cabang atau ranting yang menghasilkan buah.

9. Posisi botol paling efektif di atas 3 m dari permukaan tanah.

10. Kalau memiliki banyak tanaman yang ditanam dalam pot setiap jarak 20 m dipasang satu jebakan

11 Jepakan dipasang sampai semua buah habis dipanen

12. Penggantian kapas 4 minggu sekali atau saat kapasnya sudah kering. 

Senyawa aktil metil eugenol sangat efektif memancing lalat buah Dacus dorsalis, hama perusak mangga, jeruk, nangka, jambu. dan berbagai buah-buahan tropis lainnya. 

credit image : http://agroplus.co.id