Asam yang satu ini berasa manis dan dikenal dengan nama asam bangkok. Asal si asam manis ini memang dari Bangkok Thailand. Tapi kalau habitat asalnya dari Afrika Selatan. Asam bangkok didapat dari seleksi berbagai varietas asam.

Di Thailand, asam manis disebut makahm wahn. Introduksi dari Bangkok (Thailand)layak dipotkan, selain dikebunkan. Tabulampot asam tampil menarik ketika berbuah lebat.

Buahnya seperti asam jawa, warnanya coklat, panjangnya antara 5-15 cm. Daging buahnya lengket dan berwarna coklat, membalut bijinya yang keras dan mengkilap.

Yang menjadikannya beda dengan asam "biasa", asam ini bisa dijadikan camilan. Rasanya manis. Aroma khas asamnya masih terasa. Kini asam manis sudah dijadikan komoditi dan banyak dijual sebagai camilan dalam kemasan kotak kardus, di pasar swalayan.

Asam bisa tumbuh pada kondisi bervariatif, dari tanah berpasir, sampai tanah liat berat, dari dataran rendah sampai dataran tinggi diatas 1000 m dpt.
Asam membutuhkan musim kering yang nyata agar berbunga. Perakarannya yang kuat dan dalam, membuat asam tahan kekeringan dan terpaan angin kencang. Di daerah bercurah hujan sangat tinggi ( diatas 4000 mm/tahun), pohon asam sulit berbunga. DI daerah bercurah tinggi merata sepanjang tahun lebih disukai asam.

Pot yang dibutuhkan bisa terbuat dari semen, drum, tanah liat, plastik, kaleng. Pot ideal berukuran panjang 60 cm, lebar 60 cm, tinggi 75 cm. Kalau pot bundar berdiameter 60 cm, tinggi 75 cm.

Dengan drum, ruang tumbuh asam cukup luas, memungkinkan akar dan tajuk mudah diangkat dan dipindah. Bagian dasar pot berdrainase baik, agar air yang berlebihan mengalir lancar. Lubang drainase itu juga berfungsi sebagai lubang aerase yang baik.

Bibit tanaman

Yang praktis menggunakan bibit siap tanam. Syarat bibit tanaman seperti syarat bibit lainnya, yaitu bibit dari perbanyakan vegetatif. Di Filipina, digunakan bibit tempelan (okulasi) dan sambungan.

Media tanam

Media tanam menggunakan campuran tanah, pasir dan pupuk kandang (1:1:2). Dasar pot diberi lapisan kerikil, atau batu bata setebal 10-15 cm. Lapisan selanjutnya media tanam sampai setinggi 10cm di bawah bibir pot.

Bersamaan dengan itu, dapat ditambahkan pupuk NPK (15:15:15) sebanyak 1 sendok makan per pot. Pot diangin-anginkan seminggu sebelum ditanam.

Penanaman

Setelah bibit dipelihara sekitar umur 4-6 bulan, kemudian ditabulampotkan. Selesai ditanam pot disiram air sampai media cukup basah. Setelah itu diberi perlakuan seperti pada tanaman buah lain serta memperhatikan syarat tumbuhnya.

Setelah ditanam, asam memerlukan penyiraman. Penyiramannya cukup bisa media tanam agar lembab. Penyiraman berlangsung setiap hari, sampai asam berumur 2 bulan. Setelah itu frekuensi penyiraman dapat dikurangi cukup dua hari sekali.

Kalau musim kemarau, penyiraman dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore. Kalau cuacanya mendung, sehari sekali bila cuacanya kembali cerah. Bila hujan tidak perlu disiram. Bahkan penyiraman bisa dua hari sekali.

Prinsipnya, kalau permukaan media tanam masih basah (lembab) tanaman tidak perlu disiram supaya media tanam tidak becek. Sebaliknya kalau media tanam kering, boleh dilakukan penyiraman. Pengairan harus memadai, terutama saat tanaman dalam proses pembungaan dan pembesaran buah.

Pemupukan

Pemupukan harus dilakaaukan secara ajeg dan terjadwal. Pupuknya bisa pupuk organik atau pupuk anorganik. Demikian pula jenisnya bisa pupuk yang ditaburkan lewat tanah (pupuk akar), pupuk disemprotkan ke daun (pupuk daun), atau berbentuk padat dan bisa pula cair.

Pemangkasan asam bangkok dilakukan untuk mempengaruhi cabang penghasil buah. Secara umum, prinsip pemangkasannya seperti umumnya pemangkasan tanaman buah dalam pot lainnya.

Panen buah

Kalau di alam bebas, tanaman asam jawa umumnya bisa menghasilkan buah setelah berumur 7-8 tahun. Sementara asam bangkok sekitar 3-4 tahun. Buah yang dipanen bisa buah "setengah matang" dimana daging buah hijau kekuning-kuningan namun kulitnya sudah bisa dikupas (rasanya masih asam). Sedangkan buah "sudah matang", daging buahnya mengerut karena kehilangan cairan, dan warnanya cokelat tua atau cokelat kemerahan serta lengket kalau dipegang. Biasanya polong akan jatuh sendiri kalau sudah matang.

Bila media mulai mengeras, Akar tampak bermunculan di atas permukaan media, dan kesuburan media tanam mulai menurun, maka dilakukan penggantian media tanam.