Bertanam

Membuat Pupuk Hidroponik Dengan Pupuk Pertanian Biasa, Bisakah?

Mungkin Anda bertanya-tanya, jika selama ini kita menggunakan pupuk untuk tanaman hidroponik dengan pupuk khusus tanaman hidroponik, bisakah jika pupuk yang digunakan adalah pupuk untuk pertanian biasa, mengingat budidaya tanaman hidroponik dan budidaya tanaman biasa sangat berbeda, terlebih media tanam dan perawatannya saja sudah berbeda. Untuk mengetahui jawabannya, kali ini  kita akan ber eksperimen untuk membuat pupuk sendiri sebagai biang bertanam hidroponik. Pupuk yang akan kita buat kali ini adalah pupuk bahan bakunya umum ditemui di toko pertanian, sehingga dapat diperoleh dengan mudah di toko  pertanian terdekat di rumah anda.

Baiklah mari kita persiapkan apa saja peralatan yang harus dipersiapkan :

    TDS Meter untuk mengukur ppm dan
    PH Meter untuk mengukur asam basa air.
    Pupuk NPK Mutiara 1000 gr ( warna bulat biru )
    Pupuk Urea  1000 gr ( warna putih )
    Pupuk KCL  1000 gr
    Pupuk Gandasil D 100 gram ( kemasan warna hijau ), dipakai 50 gram saja.
    Air bersih ppm rendah ( seperti air hujan ) 20 liter

Read more ...

Masuknya Air Ke Dalam Akar Tanaman

Air merupakan faktor terpenting ketika kita berbicara mengenai penanaman dengan sistem hidroponik. Dibutuhkan pengetahuan atau ilmu agar air dapat terserap sempurna ke akar tanaman sehingga pertumbuhan tanaman sangat baik. Dan Bang Yos Sutiyoso menjawab permasalahan ini untuk Anda. Simak penjelasannya berikut ini!

Selalu didengungkan, bahwa suatu reaksi kimia selalu terjadinya dalam air, dan kita menerimanya. Rupa-rupanya tiap ion, kation yang bermuatan positif, maupun anion yang negatif, semuanya bermantelkan air. Kalau dalam suatu media tanam suatu ion terserap oleh bulu akar yang bermuatan listrk, maka air pun ikut terbonceng terserap masuk ke dalam akar. Proses penyerapan terjadi terus menerus, sehingga ion dan air yang terdahulu masuk akan terdorong terus ke atas, ke tajuk, dan gerakan ini disebut “xylematic apically”, aliran ke atas melalui xylem.

Kalau ingin membesarkan tanaman, maka berilah pemupukan anorganis, yang bersifat elektrolit, yang akan terurai menjadi kation dan anion, supaya diserap oleh akar tanaman, dan dengan demikian juga akan meningkatkan penyerapan air, sehingga tanaman akan cepat membesar. Tentunya air harus tersedia cukup di media-tanam. Untuk aeroponik dan hidroponik, unsur hara nutrisi memang berada dalam air, dan dengan demikian akan memacu pertumbuhan dengan fantastis cepat.

Read more ...

Membuat Sendiri Nutrisi Hidroponik Dengan NPK Mutiara

Selama ini, bagi pecinta hidroponik atau petani hidroponik pasti telah mengetahui akan nutrisi hidroponik yang bernama AB  Mix untuk menunjang keberlangsungan pertumbuhan tanaman hidroponik. Nutrisi hidroponik AB Mix merupakan pupuk siap pakai khusus hidroponik yang mengandung semua unsur hara baik makro dan mikro yang sangat diperlukan oleh tanaman hidroponik. Hanya saja kendala yang sering dialami oleh petani hidroponik adalah ketersedian nutrisi AB Mix  tidak selalu ada di daerah tempat petani tersebut. Untuk itu solusi yang paling tepat untuk masalah ini adalah membuat sendiri nutrisi hidroponik tersebut.
 
Alternatif ber hidroponik tanpa menggunakan AB Mix

Menurut pengalaman beberapa teman, ada alternatif menggunakan pupuk selain AB MIX yang dapat  digunakan untuk menanam hidroponik.   AB Mix merupakan salah satu konsep pupuk dimana kalsium tidak boleh bercampur dengan pospat dan sulfat dalam keadaan pekat. Di luar negeri,  ada yang  menggunakan hanya satu jenis pupuk saja dimana pupuk hidroponik dapat larut dalam air. Jadi meskipun bukan Nutrtisi Hidroponik AB Mix, selama pupuk masih dapat larut dalam air berarti bisa digunakan untuk berhidroponik.

Read more ...