Bertanam

Sekilas Tentang Aeroponik

Selama ini kita sudah mengenal cara menanam dengan menggunakan sistem hidroponik. Ada beberapa cara tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam selain sistem hidroponik , salah satunya adalah sistem aeroponik.  Aeroponik merupakan sistem menanam dengan cara akarnya secara berkala dibasahi dengan butiran-butiran larutan nutrien yang halus seperti kabut. Metode ini tidak memerlukan media dan memerlukan tanaman yang tumbuh dengan akar yang menggantung di udara atau pertumbuhan ruang yang luas secara berkala.

Aeroponik atau sering disebut sisitem pengkabutan adalah salah satu system hidroponik dimana menggunakan udara dengan kabut nutrisi sebagai media. Perbedaan antara hidroponik dan aeroponik bila dilihat dari media tanam, hidroponik menggunakan air sebagai media tanam sedangkan aeroponik, akar tanaman dibiarkan menggantung di udara. Pemberian nutrisi pada sistem hidroponik dilakukan dengan cara melarutkannya dalam air, sedangkan aeroponik dilakukan dengan cara menyemprotkannya (seperti kabut) pada akar tanaman yang menggantung di udara. 

Read more ...

Persemaian Dipupuk Dahulu Sebelum Benih Disemai

Selama ini kita mungkin lebih memfokuskan pada benih, agar nantinya dapat tumbuh menjadi tanaman hidroponik yang bagus. Jadi yang lebih ditekankan adalah bagaimana membuat benih tersebut bagus sebelum benih tersebut disemai. Adakalanya untuk membuat benih menjadi bagus, kadang pada proses persemaian perlu dilakukan pemupukan. Berikut ini penjelasannya akan diterangkan secara singkat  oleh Bapak Yos Sutiyoso.

Memang benar, kuning telur adalah persediaan makanan bagi hari-hari pertama anak-ayam menetas! Lembaga pada benih tanaman yang baru berkecambah sama juga perannya. Pada pangkal akar tunggang, atau juga disebut hipokotil, terdapat akar-akar halus seperti kapas, yang dalam bahasa Sunda disebut “mata rentik”, yang diduga sudah memiliki kemampuan menyerap air dan hara. Bulu-bulu akar inilah yang pertama-tama menyerap air dan hara dari sekelilingnya.

Bila untuk bulu-bulu akar ini kita sediakan larutan nutrisi, apakah akan diterima dan dimanfaatkan oleh bulu-bulu akar itu untuk menambah jumlah air dan hara yang dapat diserap dan dimanfaatkannya? Menurut pengalaman, hasilnya positif. Didapat anak-semai yang lebih tegap,, berakar lateral bertambah banyak, dan mortalitas/kematian yang hampir tidak ada!

Read more ...

Drip System , Sistem Hidroponik Fertigasi Tetes Pada Tanaman

Drip system atau sistem tetes menurut istilah dalam bahasa Indonesia merupakan salah satu sistem hidroponik  yang saat ini paling banyak dipakai oleh  para petani hidroponik, baik pencinta hidroponik  rumahan atau pada petani skala komersial. Sistem fertigasi tetes ini tidak hanya sangat mudah untuk diaplikasikan tetapi juga sangat fleksibel dan efektif. Walau mudah diaplikasikan, namun pada praktiknya tidak  membatasi daya kreatifitas kita disaat membangun sistem sendiri. Cara kerja sistem fertigasi tetes  adalah dengan hanya meneteskan  larutan nutrisi pada akar tanaman untuk menjaga  agar akar tanaman tetap lembab.

Sistem hidroponik fertigasi tetes dapat dengan mudah dirancang dengan berbagai cara, mulai dari skala kecil sampai  sistem hidroponik skala  besar. Biasanya sistem fertigasi tetes ini dapat  digunakan untuk tanaman yang memiliki lebih banyak ruang untuk perakaran.  Dengan sistem tetes tidak memerlukan lebih banyak air yang membanjiri sistem pada tanaman sehingga lebih menghemat air nutrisi. Tanaman yang membutuhkan tempat besar dan perakaran besar seperti melon, cabe, tomat, mentimun dan lain-lain lebih tepat menggunakan sistem vertigasi tetes ini dibanding dengan menggunakan sistem lainnya. Dengan sistem fertigasi tetes kelembaban tanaman tetap terjaga dan penyiraman dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Peralatan yang dibutuhkan pada  Sistem Fertigasi

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan pada sistem fertigasi tetes. adalah:

    Sebuah wadah tempat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.
    Sebuah kontainer untuk tandon  larutan nutrisi.
    Sebuah pompa  air mancur / kolam.
    Timer pengatur listrik
    Beberapa pipa PVC untuk menjalankan air nutrisi dari pompa di tandon.
    Tubing (PVC atau pipa fleksibel) untuk sirkulasi larutan nutrisi tambahan dari tanaman kembali ke ke reservoir/ tandon.
    Media tanam untuk tanaman.

Read more ...