Hidroponik

Talang Hujan, Lebih Unggul Digunakan Dengan NFT

Bagi penggemar hidroponik pasti mengenal sistem NFT atau yang disebut sistem Nutrient Film Technique. Sistem Hidroponik memakai sistem nutrient film technique ( NFT ) adalah lebih baik jika menggunakan talang hujan untuk hidroponik  mengapa ? simak menuturan dari Opa Yos berikut ini.

Menggunakan talang hujan rumah tangga, yang dasarnya rata, memberi kesempatan akar tersebar merata, mencegah tumbuh berdesak-desakan, mengurangi kompetisi menyerap nutrisi dari larutan yang mengalir. Keleluasaan menyerap hara tentunya berpengaruh positif pada penyerapan nutrisi oleh akar, sehingga menyebabkan derajat pertumbuhannya besar.

Read more ...

Cara menanam hidroponik bagi pemula dengan sistem wick sederhana

Bagi pemula, menama dengan sistem hidroponik sangat membingungkan, mengapa demikian ? Begitu banyak sistem hidroponik sehingga banyak orang yang sulit untuk memilih sistem apa yang harus dilakukan saat menanam dengan sistem hidroponik.  Cara bertanam secara hidroponik memiliki berbagai teknik mulai yang paling sederhana sampai yang canggih, mulai yang murah sampai yang mahal. Mulai yang hanya menggunakan barang bekas, sampai yang modern dengan menggunakan green house dan teknologi tepat guna lainnya untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Selanjutnya, untuk sistem yang paling sederhana, maka Hidroponik sistem Wick merupakan pilihan yang tepat untuk Anda.

Read more ...

Cara menanam menggunakan sistem hidroponik bagi pemula

Mengenal Istilah Hidroponik 



Menanam menggunakan sistem hidroponik  untuk saat ini menjadi begitu populer, dan rupanya sistem ini sudah menjadi trend menanam masyarakat perkotaan. Istilah Hidroponik berasal dari bahasa Yunani yaitu "hydro" yang artinya air dan "ponics" yang artinya daya atau tenaga atau tenaga kerja. Jadi menanam dengan menggunakan  sistem hidroponik artinya menanam menggunakan media air, media tenaga kerja air. Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah. Jadi hidroponik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilless. Sehingga menggunakan menanam tanaman menggunakan sistem hidroponik lebih mudah dan bersih, mudah di kontrol nutrisi makanannya karena semua sudah tersedia dalam cairan / nutrisi hidroponik.

Menanam dengan sistem  hidroponik berarti kita bercocok tanam dengan memperhatikan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman itu sendiri, atau istilah lainnya bercocok tanam tanpa tanah tetapi menggunakan air yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Rupanya masyarakat sudah menyadari pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini peranan tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman.  

 


Menanam dengan menggunakan sistem hidroponik

Ada 6 metode untuk menanam dengan menggunakan sistem Hidroponik, antara lain

1. Aeroponic system

2. Drip system

3. Nutrien Film Technicque ( NFT )

4. Ebb dan flow system

5. Water Culture system

6. Wick System

 

Untuk saat ini akan kita bahas satu persatu cara menanam menggunakan sistem hidroponik bagi pemula


Sistem AEROPONIC

 

Sistem AEROPONIC merupakan system hydroponic yang paling canggih dan mungkin juga memberikan hasil terbaik serta tercepat dalam pertumbuhan dalam berkebun Hydroponic. Hal ini dimungkinkan karena larutan nutrisi ini diberikan atau disemprotkan berbentuk kabut langsung ke akar, sehingga akar tanaman lebih mudah menyerap larutan nutrisi yang banyak mengandung oksigen.Sementara tanaman sangat membutuhkan nutrisi dan oksigen dalam pertumbuhannya.


Sistem Tetes (DRIP SYSTEM)


Sistem Tetes merupakan system hidroponik yang sering digunakan untuk saat ini. Sistem operasinya sederhana yaitu dengan menggunakan timer mengontrol pompa. Pada saat pompa dihidupkan, pompa meneteskan nutrisi ke masing-masing tanaman.Supaya berdiri tegak, Tanaman ditopang menggunakan media tanam lain seperti cocopit, sekam bakar, ziolit, pasir, dll selain tanah.

 


Sistem NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE)


Sistem NFT ini adalah cara yang paling populer dalam istilah hidroponik. Sistem NFT ini secara terus menerus mengalirkan nutrisi yang terlarut dalam air tanpa menggunakan timer untuk pompanya. Nutrisi ini mengalir kedalam gully melewati akar-akar tumbuhan dan kemudian kembali lagi ke penampungan air, begitu seterusnya.


Sistem EBB & FLOW SYSTEM

Sistem Ebb & Flow bekerja dengan
cara membanjiri sementara wadah pertumbuhan dengan nutrisi sampai air pada batas tertentu, kemudian mengembalikan nutrisi itu ke dalam penampungan, begitu seterusnya. Sistem ini memerlukan pompa yang dikoneksikan ke timer.


Sistem WATER CULTURE


Walter Culture merupakan system hidroponik yang sederhana. Wadah yang menyangga tumbuhan biasanya terbuat dari Styrofoam dan mengapung langsung dengan nutrisi. Pompa udara memompa udara ke dalam air stone yang membuat gelembung-gelembung sebagai suply oksigen ke akar-akar tanaman.


Sistem WICK SYSTEM


Wick system
ini salah satu system hidroponik yang paling sederhana sekali dan biasanya digunakan oleh kalangan pemula. Sistem ini termasuk pasif, karena tidak ada part-part yang bergerak. Nutrisi mengalir ke dalam media pertumbuhan dari dalam wadah menggunakan sejenis sumbu. 


Manfaat menanam dengan teknik hidroponik

Menaman dengan sistem Hidroponik terbukti memiliki beberapa kelebihan dibanding sistem konvesional berkebun dengan tanah. Pada sistem Hidroponik, tingkat pertumbuhan tanaman hidroponik adalah 30-50 persen lebih cepat dari tanaman menggunakan media tanah, tumbuh di bawah kondisi yang sama. Hasil tanaman juga lebih besar.

Para ilmuwan percaya bahwa ada beberapa alasan mengapa menanam dengan sistem hidroponik itu sangat menguntungkan. Selain itu, pasokan oksigen ekstra dalam media tumbuh hidroponik, sangat membantu untuk merangsang pertumbuhan akar-akar tanaman. Tanaman yang banyak mengandung oksigen dalam  akar juga mampu menyerap nutrisi lebih cepat. Nutrisi dalam sistem hidroponik yang dicampur dengan air dan dikirim secara langsung ke sistem akar. Tumbuhan tidak harus mencari di tanah untuk nutrisi yang dibutuhkan. Nutrisi tanaman akan selalu terpenuhi dari waktu ke waktu.

Tanaman hidroponik sendiri memerlukan sangat sedikit energi untuk menemukan dan memecah makanan. Tanaman kemudian menggunakan energi yang disimpan ini untuk tumbuh lebih cepat dan menghasilkan lebih banyak buah. Tanaman hidroponik juga memiliki lebih sedikit masalah dengan infestasi bug, fungi dan penyakit.

Secara umum, tanaman yang tumbuh dengan sistem hidroponik adalah tanaman sehat dan tumbuh besar. Berkebun secara hidroponik juga memberi manfaat bagi lingkungan. Berkebun hidroponik menggunakan air membutuhkan lahan lebih sedikit dari pada menggunakan media tanah. Penggunaan pestisida lebih sedikit digunakan pada tanaman hidroponik. 

Nah.. Sekarang kita sudah sudah tahu apakah sistem hidroponik itu dan bagaimana cara kerjanya. Sekalian praktek..praktek dan praktek, segera lakukan dan hasilnya akan sangat memuaskan. Selamat mencoba.

 

sumber : azzamrumahherbal.com