Bawang merah merupakan komoditas pertanian yang selalu mengalami fluktuasi harga.  Seiring kenaikan BBM, maka harga bawang merah pun mengalami kenaikan. Selain itu, kenaikan harga bawang merah juga disebabkan oleh kurangnya pasokan di pasaran akibat keterlambatan pengiriman dari para petani, atau karena gagal panen. Hal inilah yang sering dikeluhkan oleh masyarakat.  Apalagi karena bawang merah merupakan salah satu bahan dalam membuat masakan.  

Memang selama ini kita selalu mengandalkan petani bawang merah untuk memenuhi semua kebutuhan kita. Walau kadang ada kalimat penuh keluhan akibat harga yang tiba-tiba naik dan ujung-ujungnya kita mengurangi jumlah yang harus kita beli. Mengapa kita tidak mencoba menanam atau membudidayakan bawang merah sendiri untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri. Dan budidaya  bawang merah dengan cara hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas dan perawatan yang terlalu rumit. 

 

Pada dasarnya budidaya bawang merah bukanlah perkara yang susah. Dengan mengenal seluk beluknya dengan benar, seseorang dapat berhasil menjadi petani bawang yang mumpuni.  Bawang merah sebenarnya adalah tanaman dataran rendah dan dataran sedang. Tidak begitu banyak membutuhkan air, tapi sangat butuh sinar matahari yang cukup. Nah, berikut ini adalah langkah-langkah dalam menanam bawang merah secara hidroponik. 

  • Langkah Pertama : Pilih umbi bawang yang baik, yakni bawang yang sudah kering dan mengkilat, dan usahakan cari yang ada akarnya. Lalu kemudian gunting ujungnya.
  • Langkah ke dua : Siapkan sekam bakar dan cocopeat dengan perbandingan 1 : 1 (karung) . Dicampur, lalu kemudian masukkan dalam polybag (kantong tanaman). 1 Karung sekam dan 1 karung cocopeat bisa menjadi 13 isi polybag.
  • Langkah ke tiga : Basahi campuran yang sudah di masukkan ke dalam polybag tadi. Lalu kemudian tanamlah umbi bawang tersebut, dengan posisi ujung yang telah digunting menghadap ke atas. Agar menjadi tempat tumbuhnya daun. tanam sebahagaian saja dari badan umbi bawang tersebut, simpan di tempat teduh selama 2 hari. Jangan lupa disirami..
  • Langkah ke empat : Bila sudah bertunas silahkan dipindahkan.
  • Langkah ke Lima : Berikan nutrisi (pupuk) AB mix, bisa dibeli di toko hidroponik atau toko tanaman terdekat. dengan takaran seimbang : MINGGU PERTAMA : 400 ppm,  MINGGU KE DUA : 800 ppm, MINGGU KETIGA DAN SETERUSNYA : 1000 – 1200 PPM. Saat tanaman bawang sudah beranak pinak, dan daun bawang telah terkulai pertanda bawang sudah siap di panen.

Selamat mencoba.

Sumber : http://www.wanitamakassar.com/

Image credit : http://www.wanitamakassar.com/