Kacang panjang merupakan tumbuhan yang sudah terbukti manfaatnya terutama bagi kesehatan. Tanaman yang termasuk dalam jenis kacang-kacangan ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Selain itu kacang panjang merupakan sumber protein yang baik untuk sistem pencernaan. Karena memiliki banyak manfaat sekaligus mudah didapat sehingga harganya relatif murah, membuat kacang panjang digemari banyak kalangan.

Mungkin banyak yang mengetahui bahwa pembudidayaan kacang panjang sangatlah mudah. Berikut ini akan kami uraikan cara menanam kacang panjang dengan sistem hidroponik dan media tanah.

Cara Semai Kacang Panjang

1. Siapkan bibit atau benih kacang panjang yang siap tanam.
2. Rendam benih pada air hangat dan biarkan untuk beberapa saat minimal 2 jam atau semalam.
3. Siapkan media semai gunakan kertas tissue pada wadah dan basahi dengan air. Cara lain gunakan rockwool, lubangi rockwool dan masukkan bibit untuk semai.
4. Letakkan bibit diatas tissue basah atau rockwool
5. Tutup wadah semai dengan plastik atau direkomendasikan plastik berwarna gelap misalnya hitam.
6. Tutup plastik rapat-rapat agar kelembaban udara di dalam wadah semai terjaga.
7. Cek wadah untuk beberapa waktu misalnya sehari dan dua hari.
8. Apabila bibit sudah mulai pecah dan keluar bakal daun pindah kan di media tanam misalnya sekam bakar, cocopeat, atau rockwool, ada bisa juga menggunakan sistem apung dengan streoform seperti foto di atas.
9. Apabila sudah mulai berdaun empat, tumbuhan sudah mulai diberi nutrisi AB MIX yang encer misalnya 5:5:1 artinya larutan 5ml pupuk A dan 5 ml Pupuk B pda 1 liter air, lakukan sesuai dengan umur pertumbuhan.
10. Siap tanam menggunakan sistem fertigasi tetes.
11. Pastikan tamanan berada di lokasi yang banyak mendapat cahaya matahari.

Pada tahap ini, kita dianjurkan untuk memelihara tanaman dengan penuh kesabaran dan akhirnya sampai pada keadaan siap panen. Selamat berkebun.