Mungkin banyak yang meragukan bila kita hendak membudidayakan buah melon dengan sistem hidroponik. Karena buah melon biasanya dibudidayakan atau ditanam di tanah. Padahal dengan cara hidroponik pun, buah melon masih bisa dibudidayakan. Penasaran? Berikut cara membudidayakan buah melon secara hidroponik.

Sebelum melakukan proses pembudidayaan, terlebih dahulu kita persiapkan segala sesuatunya. Kita harus ingat bahwa buah melon merupakan tanaman semusim, tanaman yang merambat dan tidak memanjat. Jadi kalau kita menanam melon, meskipun secara hidroponik harus disiapkan lahannya, tempat rambatannya, dan jangan lupa paparan sinar matahari sangat dibutuhkan untuk perkembangannya.

Cara Menyemai Melon Hidroponik

Okey, mari kita mulai untuk menyemai melon dengan cara sebagai berikut :

menyemai melon dapat dilakukan dengan berbagai cara, semai  melon dapat dilakukan dengan media tissue basah,  sekambakar, cocopeat ,  ataupun dengan menggunakan rockwool.
Siapkan benih melon dan rendam dalam air hangat, untuk benih yang bagus dan produktif akan tenggelam ke dasar wadah dan buang bibit yang terapung. Biarkan dalam air hanya sampai beberapa saat.
Apabila bibit sudah mulai pecah dan berkecambah  segera kenalkan dengan sinar matahari langsung setidak nya minimal 3 – 5 jam.
Pada saat tanaman sudah ber daun empat, pindahkan  pada media tanam dan beri nutrisi yang encer.
Kalau anda menggunakan system NFT  untuk pembesaran  pertumbuhan  akan lebih cepat dibanding system wick.  
Pada usia remaja pindahkan pada  sistim Dutch bucket.
Agar prtumbuhannya lebih sempurna,  rapi, dan indah dipandang  dan tidak bertabrakan satu sama  dengan lainnya, siapkan  lanjaran atau tiang untuk menjalar. Jangan lupa tiap hari diikat ke lanjarannya ya. Krn pertumbuhan tiap hari terus bertumbuh.
Bunga jantan biasanya letaknya dibatang.
Bunga betina di tunas yang tumbuh antara batang utama dan daun.
Lakukan pemotongan ( pruning )  Tunas yg dipertahankan adalah tunas ke 7 dan 9, biasanya ada setelah daun ke 11 sampai dengan daun ke  14.
Bagi  yang tidak menggunakan greenhouse tidak perlu mengkawinkan, cukup percaya saja pada lebah untuk melakukannnya,.
Semua  tunas dibawah 7 dibuang dan diatas 9 dibuang, dan tunas akan terus timbul meskipun  sudah berbuah, jadi tiap hari lihat dan dipangkas , kalau ada tunas lagi dibuang saja spy tidak mengganggu pertumbuhan buah.
Saat buah sudah sebesar telor, daun di tunas disisakan 2 saja, potong saja sisasanya.
Lakukan toping, saat sudah berbuah dan jumlah daun dipertahankan hanya 30 saja.
Melon dipanen saat jaring sudah penuh, hanya dalam waktu  58 hari atau 2 bulan, jika pertumbuhannya baik.

Pemberian nutrisi

Pemberian nutrisi menggunakan nutrisi  hidroponik dapat dilakukan dengan  cara sebagai berikut :

Saat tumbuh daun 4  : 400 ppm
Saat pindah tanam sampai  2 minggu : 800 ppm
Kemudian naikkan jadi 1000ppm sampai menjelang berbunga.
Saat berbunga jadi 1200 ppm
Saat berbuah jadi 1500 ppm
Saat sudah berjaring 1800ppm sampai panen.

Selamat berkebun hidroponik, dan salam hijau kan lingkungan.