Tanaman kangkung sangat mudah kita temukan. Maksudnya bukan di pasar lho ya.. Tetapi tanaman kangkung memang bisa tumbuh dimana saja. Bisa di tanah, atau juga di air. Di sungai-sungai sering kita menjumpai kangkung yang tumbuh liar. Bila di tanah semestinya karena memang sengaja ditanam. Tetapi dari semua itu ada satu yang mengganjal. Seringnya kangkung dinilai kurang terjamin kualitasnya karena yaitu tadi berada di daerah sungai yang kita ketahui bersama bahwa kualitas sungai kita sangat buruk. Kemungkinan sudah tercemari dengan limbah. Sedangkan bila ditanam di tanah satu permasalahannya adalah pestisida. Bagaimana kita bisa yakin bahwa makanan yang kita makan memang makanan yang sehat dan jauh dari zat-zat yang tidak baik tubuh kita.

Ternyata masih ada cara untuk mendapatkan tanaman yang sehat dan bagus untuk tubuh. Salah satunya dengan membudidayakan kangkung dengan cara hidroponik. Selain memiliki kelebihan tidak membutuhkan lahan yang luas, membudidayakannya pun tergolong sangat mudah. Anda bisa membayangkan, tanaman kangkung hidroponik anda berada di teras. Anda bisa langsung petik jika anda sedang ingin memasaknya. Jadi tidak usah beli di luar. Tinggal petik saja. Lalu, bagaimana caranya?

Tahap persiapan

Pada tahap ini yang perlu anda persiapkan pertama kali adalah semua piranti yang digunakan untuk melakukan penanaman kangkung secara hidroponik. Piranti yang digunakan untuk menanam kangkung secara hidroponik antara lain: pot, pasir, air dan styrofom. Pot digunakan untuk menampung air dan juga pasir yang digunakan untuk menanam kangkung secara hidroponik. Air yang baik digunakan adalah air yang berasal dari sumur. Hal ini karena kandungan zat yang terdapat pada air sumur sangat baik untuk pertumbuhan kangkung. Styrofom digunakan sebagai penahan kangkung ketika sudah ditanam pada media pot yang digunakan. Caranya dengan melubangi styrofom sebesar 1 cm.

Tahap Penanaman

Pada tahap ini bibit kangkung yang sudah disiapkan ditanam pada pot yang sudah terisi oleh pasir dan juga air. Jangan mengisi pot dengan terlalu banyak air dan pasir. Hal ini dapat mengganggu pertumbuhan dari kangkung. Ketika memasukkan kangkung harus dilakukan dengan hati-hati. Kangkung dimasukkan kedalam styrofom yang sudah dilubangi.

Cara menanam kangkung dengan teknik hidroponik memiliki banyak kelebihan antara lain:
kangkung akan tumbuh dengan subur dalam jangka waktu yang singkat. Hal ini terjdi karena nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman kangkung dapat terpenuhi. Anda dapat buktikan dengan melakukan eksperimen di rumah Anda. Coba Anda bandingkan kangkung yang ditanam di atas tanah dengan kangkung yang di tanam secara hidroponik.

Kelebihan lain cara menanam kangkung secara hidroponik yaitu dapat menghasilkan tanaman kangkung yang organik. Saat ini segala macam bahan makanan yang organik sedang sangat booming di pasaran. Oleh karena itu, jika Anda menanam kangkung secara hidroponik dapat menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Hal ini disebabkan karena harga dari kangkung organik lebih mahal dari kangkung biasa.

sumber : bearxlog.blogspot.com/