Daun seledri memiliki banyak kegunaan. Selain bisa digunakan untuk masakan, juga dapat berkhasiat untuk kesehatan.  Selain bagus untuk dinding lambung dan saluran usus, daun seledri juga dapat memperlambat proses penuaan, menjaga kelenturan dan aktivitas otot, mengobati asma,  mengobati diabetes, membantu melarutkan kalsium dalam tubuh, melancarkan aliran darah, menetralkan asam tubuh, melindungi otak dan sistem saraf, mengobati arthritis, mengobati neuritis, mengobati rematik, menurunkan tekanan darah, dan menjaga berat badan. Daun seledri memang mudah diperoleh di pasar, tetapi anda pun bisa juga membudidayakannya sendiri. Bisa jadi bukan hanya Anda yang mendapat keuntungan, tetapi orang lain pun bisa mengambil keuntungan, bila budidaya seledri hidroponik Anda telah berkembang dan menjadi lahan bisnis.  Apalagi bila proses penanamannya tergolong mudah. Anda bisa menanamnya dengan menggunakan pot atau polybag di pekarangan rumah anda. Walau lahan pekarangan anda terbatas, anda masih bisa menanam daun seledri dengan sistem hidroponik di rumah Anda. Bagaimana cara? Berikut penjelasannya.

Ada beberapa metode budidaya seledri secara hidroponik. Yang pertama adalah dengan metode DWC (Deep Water Culture), sistem NFT (Nutrient Film Technique). Tetapi khusus untuk kali ini kita akan membahas budidaya seledri hidroponik dibawah ini menggunakan sistem NFT. Dalam sistem NFT ini nutrisi dialirkan dengan bantuan pompa air masuk kedalam sistem dan aliran nutrisi di atur sesuai kebutuhan hingga membasahi seluruh permukaan akar secara tipis (menyerupai lapisan film yang menyelubungi permukaan akar). Nutrisi akan mengalir kembali, masuk dalam bak penampungan untuk kembali dialirkan lagi kedalam sistem begitu seterusnya.


Budidaya seledri hidroponik sama dengan tehnik budidaya tanaman yang lainnya. Bagaimana cara budidaya seledri hidroponik?

Tahap pertama menanam seledri diawali dengan menyemai bibit dari biji. Daya tumbuh bibit seledri tergolong agak rendah dan tidak seragam, jadi semailah bibit berlebih dari kebutuhan yang akan ditanam sehingga nantinya bisa diseleksi benih yang tumbuh dengan baik saja yang ditanam. Media semai yang digunakan adalah Cocopeat, sebagai wadah persemaian digunakan gelas plastik dengan tujuan agar nantinya tidak perlu memindahkan lagi dan bisa langsung dimasukkan dalam sistem NFT. Taburkan bibit seledri dalam media semai dan basahi dengan air menggunakan sprayer. Kemudian, simpanlah persemaian tadi ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Untuk menjaga kelembabannya siramlah secara teratur setiap pagi atau sore hari sekali.

Setelah berumur +/- 28 hari semaian tadi siap dipindahkan ke NFT system. Perawatan seledri dalam sistem NFT boleh dikatakan sangat mudah, karena urusan penyiraman sudah dikerjakan oleh pompa, tugas utama kita hanya mengontrol dan memberikan nutrisi yang tepat sehingga seledri dapat tumbuh dengan baik, dan menjaga agar tanaman tidak kekeringan karena pompa macet atau kehabisan nutrisi.

http://imamwibawa.blogspot.co.id/