Rumah Ku

Mengenal dan Merencanakan Desain Teras

Secara fisik teras adalah ruang terbuka yang dinaungi oleh atap. Biasanya permukaan lantai cenderung lebik tinggi dari tanah. Sebagai bentuk peralihan dari ruang dalam ke luar atau sebaliknya, teras diharapkan dapat mencerminkan karakter desain rumah dan memiliki sentuhan lingkungan alam sekitar.

Luasan teras tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan angka tetapi lebih ditentukan oleh fungsinya. Misalnya saja teras yang ditentukan karena fungsinya sebagai penerima tamu dengan teras sebagai perpanjangan ruang keluarga, jelas memiliki luasan dan karakter elemen-elemen pembentuk yang berbeda. Selain itu, kebutuhan dan kebiasaan pemilik rumah dapat dijadikan salah satu faktor penentu luasan dan desain interior.

Letak dan Fungsi Teras

Posisi teras dapat berada di bagian depan, samping, atau belakang rumah. Pilihan lokasi ini tentu saja sangat tergantung pada luas lahan yang tersedia.

Teras depan umumnya berfungsi sebagai tempat untuk menerima tamu yang kurang akrab dan cenderung lebih formal. Di sisi lain, teras depan merupakan wajah pertama kenampakan saat orang datang berkunjung ke rumah anda. Wajah bagian depan ini setidaknya harus menjanjikan proporsi yang seimbang antara ruang di dalam dan taman di sekitarnya agar wajah depan rumah anda tidak terkesan menakutkan atau tidak seimbang. Bahkan boleh jadi teras depan mencerminkan karakter pemilik rumah.

Teras samping biasanya terbentuk karena adanya sisa ruang pada rumah atau didasari bentuk lahan rumah yang melebar. Tidak jarang teras samping digunakan untuk menyalurkan hobi atau sekedar relaksasi. Selain sifatnya lebih tertutup, teras samping biasanya memiliki privasi yang cukup tinggi.

Teras belakang umumnya difungsikan sebagai perpanjangan ruang keluarga yang menghadap ke belakang atau terletak di akhir bagian rumah. Luasnya lebih besar dari teras - teras lain, sedangkan sifatnya lebih privat. Interior dibuat senyaman mungkin karena terutama digunakan sebagai tempat untuk berkumpul keluarga Anda.

Penataan Teras

Tujuan penataan teras adalah menghasilkan ambience atau suasana yang dapat mendukung aktivitas yang akan berlangsung di teras itu.

Untuk menerima tamu
Tingkat privasi dan keamanan yang kurang, membuat penataan teras ini terpusat pada furnitur dan tanaman hias. Furniturnya berupa satu atau dua pasang kursi kayu. Sentuhan artistik dapat dilakukan pada bidang dinding dengan lukisan, hiasan, atau lampu. Penekanan lainnya pada tampak luar. Pencahayaan harus cukup terang sebagai jaminan sekaligus  untuk menerangi taman sekitar.

Untuk bercengkerama
Penataanya memperhatikan perpanjangan dari ruang keluarga. Pada saat - saat tertentu, ruang keluarga berikut teras yang saling berhubungan dapat digunakan secara maksimal untuk acara kumpul keluarga. Penataan harus mencerminkan ambience santai, kasual, dan nyaman. Satu set sofa empuk dengan ukuran yang cukup besar dapat dipilih untuk mengisi teras. Pencahayaan yang diperlukan tidak terlalu terang untuk membentuk suasana yang nyaman. Koleksi - koleksi pribadi dapat menjadi aksesoris ruang.

Untuk Bersantap
Teras yang digunakan untuk makan memerlukan furnitur berupa seperangkat kursi makan dengan meja. Di teras juga dapat ditempatkan lemari kecil untuk menyimpan perabot makan yang mudah dicapai. Pencahayaan yang cukup dapat dibantu dengan cahaya lilin yang membuat suasana menjadi hangat.

Untuk Penyaluran Hobi
Teras jenis ini memerlukan furnitur khusus sesuai dengan aktivitas kegemaran yang akan dilakukan. Biasanya sebuah armed chair dan ottoman dengan sebuah meja kecil mengisi teras untuk hobi membaca atau menjahit. Display menarik berbagai hasil karya Anda dapat mengisi sudut teras.

Sumber: InspirasiDesain teras iDEA