Tanaman rambat bisa menjulur dimana saja. Di tiang, di pagar, bahkan di dinding. Sungguh dapat membuat mata menjadi segar. Sekarang, bagaimana kalau pergola kita pasangi tanaman rambat juga?

Tanaman rambat yang cocok untuk pergola adalah jenis tanaman yang berbunga atau berbuah. Misalnya jenis anggur, Thunbergia sp, alamanda, atau pare. Jenis tanaman rambat seperti ini akan  tumbuh menjuntai.

Untuk dinding, pilihlah tanaman rambat jenis yang menempel dan menutupi permukaan. Karena dinding memiliki permukaan yang lebih luas, tanaman yang cocok adalah jenis dolar (dollar plant) atau syngonium.

Tanaman ini memiliki akar yang cukup kuat untuk mencengkeram tembok. Hasilnya akan lebih baik jika  ia dirambatkan di permukaan dinding yang tidak licin. DInding dengan finishing kamprot adalah yang paling ideal.

Jika Anda bermaksud menanam tumbuhan rambat, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilupakan antara lain, soal perawatan. Tanaman rambat terutama jenis dolar harus dipangkas bila terlalu rimbun. Selain itu, Anda juga harus melakukan penjarangan. Musababnya, dolar yang keburu tumbuh besar bisa merobohkan dinding.

Agar tanaman tumbuh subur, Seorang praktisi dan desainer lansekap, Untung Mardikarno, berbagi tips agar tanaman rambat Anda  tumbuh subur.

1. Pastikan kondisi tanah memiliki kadar air dan unsur hara yang cukup
2. Tingkat keasaman tanah untuk menanam tanaman rambat idealnya pH 7
3. Sewaktu menanam bibit, tanah diberi pupuk kandang dahulu, lalu diaduk-aduk agar pupuk dapat tercampur dengan tanah.
4. Tanam bibitnya pada jarak 20 cm (berdaun kecil) dan 50 cm (berdaun lebar) untuk memudahkan pergerakannya dan mendapatkan cukup nutrisi.
5. Untuk membantu pergerakannya, beri bilah bambu setinggi 15cm-20cm untuk masing-masing bibit. Jika dirambatkan di pergola, Anda bisa mengikatnya di tiang hingga tanaman merambat sempurna.
6. Tanaman rambat cukup di siram sekali sehari. Sebaiknya disiram pada pagi hari atau sore hari.
7. Lakukan penjarangan bila tanaman mulai rimbun
8. Tanaman rambat bisa dibagi menjadi indoor plant dan outdoor plant. Indoor plant banyak dipakai untuk pemanis ruangan, ditempatkan di dalam vas atau botol.
9. Untuk indoor plant air dalam vas atau botol sebaiknya diganti minimal 3 hari sekali. Air murni ini cukup membawa unsur hara bagi proses pertumbuhan tanaman.