Penyaring (filter)

Filter atau penyaring digunakan untuk menahan kotoran agar kualitas air tetap terjaga. Kolam taman yang menggunakan filter mempunyai kualitas air yang baik dan tampak jernih. Di sisi lain pemilik tidak terlalu repot untuk mengganti air, karena dapat bertahan dalam waktu yang lama. Sistem filter yang sebaiknya digunakan adalah filter yang mampu menyaring kotoran, sisa pakan, debu dan koloid serta mengoksidasi senyawa nitrogen. Dari pembuatannya, filter terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Filter semipermanen yaitu filter kolam yang dapat dipindah-pindahkan dan terpisah dari kolam. Bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat filter semipermanen adalah kaca, fiber, atau tong plastik. Bahan penyusun filter jenis ini biasa disebut filter biologi yang terdiri dari kerikil, serat gelasm dan batu zeolit. Mekanisme kerja filter adalah dengan bantuan pompa celup. Air kotor dimasukkan ke filter melalui lapisan kerikiil serat gelas, arang dan batu zeolit hingga air yang bersih dikeluarkan melalui saluran yang lain ke dalam kolam. Filter ini mempunyai konstrulsi yang mudah dibuat dan harganya pun tidak mahal.
  2. Filter permanen terbuat dari tembok (seperti kolam), tetapi mempunyai ukuran lebih kecil. Volume filter permanen sebaiknya sepertiga dari volume kolam. Kedalaman filter lebih rendah dari dasar kolam, agar air kolam dapat mengalir setiap saat ke filter. Mekanisme kerja filter permanen adalah menampung sementara aliran air kolam. Air kolam ini adalah media pemeliharaan ikan. Air ini mengandung kotoran dan sisa pakan. Secara gravitasi air kotor keluar melalui pipa paralon ke bak penampungan sementara. Selanjutnya air mengalir ke filter melalui kerikil, serat gelas, bioball, dan batu zeolit menuju ke atas. Air yang telah bersih ditampung dalam bak tersendiri. Selanjutnya dengan bantuan pompa air dialirkan kembali ke dalam kolam. Pencucian filter ini dapat dilakukan dengan mudah dengan mematikan mesin dan membuka saluran bagian bawah filter, air filter akan keluar seluruhnya lalu disiram dengan air dari bagian atas.
Tip membuat dan memilih filter
  • Kedalaman filter lebih dalam dari dasar kolam taman, untuk memudahkan sirkulasi air.
  • Penggunaan komponen filter dapat disesuaikan dengan kemampuan. Seperti batu kerikil, pasir, ijuk, dan arang kelapa
  • Konstruksi filter sebaiknya yang mudah dibersihkan
  • Filter semipermanen untuk kolam berukuran kecil diletakkan lebih tinggi dari kolam taman
  • Kolam taman yang berukuran kecil sebaiknya menggunakan filter semipermanen