Pompa air

Fungsi pompa adalah memindahkan air dari dasar ke permukaan. Karena kemampuan inilah maka pompa digunakan untuk menciptakan perputaran atau pergerakan air dalam kolam dan membuat air mancur dan air terjun. Ada dua jenis pompa di pasaran yaitu pompa celup dan pompa permukaan. Pompa celup biasanya diletakkan di dalam air. Pompa jenis ini tahan air dan tidak mudah panas. Pompa air mempunyai dua lubang yaitu lubang pemasukan dan pengeluaran. ukuran lubang disesuaikan dengan ukuran pompa. Pompa besar untuk pipa berukuran 1,5 - 2 inci, sementara pompa kecil untuk pipa berukuran 0,5 -0,75 inci. Pompa kecil biasa digunakan untuk akuarium, sementara untuk kolam membutuhkan pompa besar. 

Tip memilih dan meletakkan pompa
  • sesuaikan ukuran pompa dengan ukuran kolam, agar tidak terjadi pemborosan energi dan menimbulkan suara gemerisik yang terlalu keras, yang justru bisa mengganggu ketenangan.
  • Gunakan pompa dasar atau celup (submersible) untuk tidak menimbulkan suara berisik dan tidak mudah panas.
  • Usahakan letak pompa tidak terlihat (tersembunyi)

Pergerakan air di kolam

Pergerakan air dalam kolam memberikan nuansa tersendiri, seakan menghadirkan suasana alam yang teduh di rumah kita. Manfaat lainnya adalah menyokong kehidupan hewan atau tumbuhan di dalamnya. Keuntungan dengan adanya pergerakan air pada kolam taman antara lain:

  • mencegah ikan atau makanan berkumpul pada satu tempat
  • menjaga kestabilan suhu
  • menjaga penyebaran oksigen ke segala arah dan pertukaran oksigen dari udara
  • menjaga akumulasi zat beracun, sehingga daya racunnya berkurang