Kolam yang telah berisi air dapar dihiasi dengan berbagai tanaman air. Baik tanaman air yang berada di kolam atau di tepi kolam. Tanaman air di dalam kolam tidak hanya memberikan nuansa alami yang menarik tetapi memiliki beberapa fungsi.  Apa sajakah itu?

  • Sebagai filter biologi
    Kotoran dari faeces dan urin ikan, sisa makanan serta daun yang membusuk akan menghasilkan amoniak yang akan menjadi racun bagi ikan. Dengan adanya tanaman air, amoniak diserap sebagai makanan untuk pertumbuhannya. Kadar amoniak akan berkurang bahkan habis sama sekali, sehingga kolam taman terbebas dari zat beracun. 
  • Menghambat pertumbuhan lumut
    Keberadaan tanaman air dalam kolam dapat menghambat pertumbuhan lumut. Hal ini disebabkan tanaman air menjadi pesaing lumut dalam menyerap zat makanan dalam air. Lumut akan tumbuh dengan pesat apabila terjadi kelebihan zat makanan. Kemampuan tanaman air lebih besar dibandingkan lumut dalam hal menyerap zat makanan.
  • Meningkatkan kandungan oksigen terlarut
    Tanaman air merupakan tumbuhan berhijau daun yang mampu menghasilkan oksigen. Pada proses fotosintesis tanaman air dengan bantuan sinar matahari membentuk bahan organik dan mengeluarkan oksigen ke dalam air. Proses ini dapat meningkatkan kandungan oksigen dalam air. Sehingga ikan dan hewan lain dalam air dapat bernapas dengan baik. 
  • Mengikat padatan tersuspensi
    Tanaman air seperti teratasi atau jenis lain yang terapung mempunyai kemampuan untuk mengurangi partikel debu dalam air. Dengan sistem perakaran, tanaman air menyatukan partikel-partikel debu membentuk ukuran yang lebih besar dan akhirnya tenggelam. Peristiwa ini akan mengakibatkan air menjadi jernih. 
  • Tempat berteduh ikan
    Tanaman air secara fisik berfungsi pula sebagai tempat berlindung ikan dari terik matahari. Tanaman air yang mempunyai ukuran daun yang lebar dan perakaran yang panjang merupakan tempat berlindung ikan dari predator dari perubahan lingkungan. 

Jenis-jenis tanaman air untuk kolam taman

Jenis-jenis tanaman air yang umum digunakan untuk kolam mudah didapatkan. Contohnya tanaman air teratai. Tanaman ini merupakan tanaman tingkat tinggi yang banyak dijumpai di perairanumum seperti rawa atau situ. Tanaman ini dapat menjernihkan air, mengikat padatan tersuspensi serta tempat berteduh ikan dari terik matahari.

Sementara itu terdapat pula jenis tanaman air untuk tepi kolam berfungsi untuk menambah keindahan kolam. Pemilihan jenis tanaman air diperlukan agar dapat tumbuh dengan baik. Pemilihan jenis-jenis tanaman air yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan tema dan suasana kolam yang akan dibuat. Beli tanaman hanya yang dibutuhkan saja. Sebagai contoh, untuk kolam pelengkap rumah minimalis pilihlah tanaman berdaun jarum, berdaun kecil, atau jumlah daunnya sedikit. Juga dapat dipilih bambu air (ada beberapa jenis), lotus,soluna, melati air, ilalang air, water poppy, dan antanan berdaun besar.

Kolam yang menghadirkan suasana pedesaan atau tropis, bisa memakai tanaman dengan ukuran daun yang besar dan jumlahnya banyak. Dapat dipilih teratai, kala lily (water lily), pontederia, ilalang air, dan juga antanan berdaun besar.

Yang harus Anda ketahui adalah :

  • Tanaman air berdaun jarum atau pipih memanjang akan tumbuh sempurna di tempat yang mmperoleh sinar matahari penuh sepanjang hari, tanaman yang termasuk jenis ini adalah soluna air, ilalang air, bambu-bambuan.
  • Tanaman dengan daun lunak membutuhkan sinar matahari pagi dan terlindung dari matahari siang dan sore. Sedangkan lotus, teratai, dan thypa lebih menyukai sinar matahari pagi, dan terlindungi dari sinar matahari siang hingga sore hari.
  • Kolam taman yang belum dihias dengan tanaman air akan nampak kurang menarik. Kolam akan terkesan kaku dan kurang asri.