ikan menjadi faktor penting dalam ekosistem kolam. Bagaimana cara memilih ikan yang cocok dan kapan waktu yang tepat untuk memasukkannya ke dalam kolam? Temukan jawabannya berikut ini.

Setelah mengisi kolam taman dengan tanaman air, selanjutnya kita dapat mengisi dengan ikan dan organisme air lainnya. Agar kehidupan ikan terjamin, kita harus memperhatikan berbagai hal. Selain faktor ukuran yang harus disesuaikan dengan besarnya kolam, memasukkan ikan ke dalam kolam harus memperhatikan waktu yang tepat dan kecermatan menilai kesehatan ikan.

Tiga cara memilih ikan

Ikan untuk mengisi kolam umumnya adalah jenis ikan air tawar. Ikan ini terdiri dari ikan air tawar untuk dikonsumsi dan ikan air tawar untuk dinikmati keindahannya atau ikan hias. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.

Bentuk tubuh
Pilih ikan yang memiliki bentuk tubuh unik dan ukuran sirip proporsional sehingga gerakannya tenang dan seimbang. Untuk ikan jenis Koi tubuhnya lurus tidak melengkung. Tutup insang, menutup dengan baik, tidak menganga. Perut tidak membengkak abnormal akibat gembung (blooting).

Warna dan corak
Pilihlah warna ikan yang cemerlang dan kontras. Demikian pula cprak warnanya memiliki batas yang jelas. Warna yang cemerlang membuat kesan indah dan bersih.

Kesehatan
Sebaiknya kita menghindari ikan yang tampak lesu, gerakannya lamban, dan tidak seimbang atau banyak berdiam diri di dasar kolam. Kondisi mata tidak berselaput atau berdarah. Kulit tidak berdarah, berjamur, atau terdapat bintik-bintik putih di sebagian atau di seluruh tubuh.

 


Jenis ikan untuk kolam

Ikan merupakan makhluk yang hidup di habitat air yang memerlukan kondisi lingkungan yang sesuai dengan habitatnya. Terjadinya perubahan habitat buatan, maka ikan memerlukan berbagai penyesuaian. Antara lain kualitas air, makanan dan ruang. Untuk itu kita perlu mengetahui sekilas jenis ikan yang sesuai untuk diperoleh di kolam.

Memilih ikan untuk kolam tidaklah sulit, kita bisa melihat teman, tetangga atau saudara bahkan orang lain yang telah menghadirkan kolam di rumahnya. Tentunya mereka telah mengetahui jenis ikan yang sesuai dengan kondisi kolamnya. Berikut ini jenis-jenis ikan yang umumnya mengisi kolam.

Ikan koi
Ikan koi merupakan ras ikan mas. Masuk ke Indonesia antara tahun 1981-1982 dan secara resmi tahun 1991. koi disenangi banyak orang karena memiliki warna yang indah dan gerakannya eksotik. Koi yang berkualitas prima harus berwarna cemerlang dan kontras. Suhu optimal untuk kehidupan koi adalah berkisar antara 24-28 derajat Celcius. Kadar oksigen dalam air berkisar antara 5-7 ppm. pH air yang sesuai untuk kehidupan koi adalah pH 6. Kolam tempat memelihara koi menerima cahaya matahari minimal 6 jam sehari. Kedalaman kolam yang sesuai untuk kehidupan koi adalah berkisar atara 50-1000 cm. Ras-ras koi antara lain long tail indonesian carp, long tail platinum nishikigoi,  platinum nishikigoi, long tail shusui nishikigoi, kohaku hisshikigoi.

Ikan komet
Dibandingkan ikan mas mempunyai sedikit tonjolan di atas mulut. Mempunyai warna merah yang cerah dan putih. Di kolam nampak berwarna merah oranye. Ukurannya badan lebih besar dari 12 inchi dan sirip punggung yang tinggi. Bersifat omnivora menyukai kolam dengan timbunan batuan dan kerikil. Kondisi air yang sesuai untuk komet adalah suhu air 18-30 derajat celcius, pH air berkisar 6,8-7,2.

Ikan maskoki
Ikan maskoki merupakan jenis ikan air tawar yang hidup di perairan dangkal, mengalir tenang dan berudara sejuk. Mempunyai warna yang indah dan gerakan yang tenang. Bentuk tubuh maskoki lucu, bermata besar agak menonjol. Warna sisik bermacam-macam seperti putih, merah, kuning, merah kekuningan, hitam atau gabungan dari warna tersebut. Maskoki bersifat adapti atau cepat menyesuaikan dengan kondisi lingkungan yang baru. Hal ini menyebabkan maskoki mudah untuk dipelihara. Hidup pada kisaran suhu air 18-32 derajat celsius, suhu air ideal antara 22-26 derajat celsius, pH air yang sesuai untuk kehidupan maskoki adalah pH 7 atau netral. Jenis ikan maskoki yang dapat dipelihara antara lain jenis oranda, teleskop, lion head, pearl scales, ryukin, rancu, dan butterfly.

Nila merah
Ikan nila merupakan ikan air tawar sejenis dengan ikan mujair. Umumnya hidup di perairan tawar Indonesia. Tahan terhadap kondisi lingkungan yang buruk. Bersifat herbivora yaitu jenis ikan pemakan tumbuhan. Pertumbuhan ikan jenis ini terbilang cepat. mamou menghasilkan anak dalam jumlah yang banyak. Ikan nila dapat pula dikonsumsi sehingga mempunyai nilai ekonomis. Ikan nila cocok untuk jenis kolam outdoor karena tahan terhadap perubahan suhu yang cukup besa dan pertumbuhan lumut dengan cepat.

Ikan gurami
Ikan gurami adalah salah satu jenis ikan air tawar yang dapat dipelihara di kolam. Bentuk agak panjang, tinggi dan pipih. Badan berwarna kecoklat-coklatan dengan bintik hitam di dada. hidup di perairan tawar yang tenang yang mempunyai suhu 24-28 derajat celcius, tidak ditumbuhi tumbuhan air. Bersifat karnovira sehingga dapat memakan ulat, rayap dan nabati seperti daun-daunan. Pada pemeliharaan di kolam, ikan gurami dapat diberikan pelet. Jenis ikan gurami antara lain gurami porselen, blausafir (blue saphire) dan paris.

Ikan patin
Ikan patin mempunyai bentuk panjang dengan kepala lebar dan pipih, mulut berada agak ke bawah. Memiliki dua pasang kumis dan ekor berbentuk seperti gunting. Berwarna kelabu kehitaman di bagian bawah berwarna putih perak.

Ikan bawal
Ikan bawal mempunyai bentuk tubuh oval dan pipih. Bermata bundar dan bermulut pipih. Warna yang mendominasi adalah abu-abu dan sedikit putih. Terdapat warna merah di beberapa bagian tubuh seperti di sirip perut, anus dan di bawah ekor.

Ikan sepat
Warna tubuh bervariasi sesuai jenisnya seperti biru, hijau, dan sawo matang. Hidup diperairan tawar dengan suhu antara 21-31 derajat celsius, pH air yang sesuai 6,5-7,5. Sepat merupakan ikan herbivora yang memakan tumbuh-tumbuhan. Dalam kolam pemeliharaan, sepat dapat diberikan makanan dalam bentuk pelet atau makanan buatan.

Tip memilih ikan disesuaikan dengan kondisi kolam

Pilih ikan berwarna cemerlang agar nampak dari kejauhan
memiliki gerakan yang eksotik, sehingga enak untuk nikmati
Sebaiknya memilih ikan yang tahan terhadap serangan penyakit dan tidak mudah stres
Tersedia makanannya di toko-toko perikanan
Tahan terhadap kondisi kualitas air yang relatif buruk

Ikan versus kolam

Jenis ikan yang sesuai untuk kolam berukuran besar dan cukup dalam adalah koi, mas, nila merah, patin, atau bawal.
Jenis ikan yang sesuai untuk kolam berukuran kecil adalah maskoki, kometm dan sepat.