Jika Anda senang memandangi taman yang indah atau mempunyai hobi berkebun, tapi tak punya tanah kosong atau tinggal di rumah kontrakan, atau apartemen, Anda dapat mencoba membuat taman dalam pot. Anda bisa menanam apa saja. Dari bumbu dapur, tanaman hias, sampai buah-buahan. Anda bisa meletakkan dimana saja. Di teras, di balkon, atau serambi rumah atau patio. Anda juga bisa memindahkan tanaman Anda dengan mudah.  Jika Anda tidak mempunyai banyak waktu, pilihlah tanaman yang mudah dirawat. Anda juga bisa pilih tanaman air yang tidak memerlukan penyiraman. Untuk pot, selain pot tanah liat, pot plastik atau pot kayu. Anda bisa menggunakan barang bekas. Kadang yang mmebatasi kita bertanam bukanlah ruang tetapi waktu dan minat.

Memang taman dalam pot merupakan pilihan terbaik jika kita tidak memiliki cukup tempat atau tanah atau waktu untuk membuat taman. Kalaupun Anda mempunyai taman, tanaman dalam pot dapat digunakan untuk aksen dan memperindah tanaman di taman. Anda juga bisa mengelompokkan pot dalam berbagai ukuran yang berbeda untuk menciptakan pemandangan yang lebih indah. Atau memindahkan pot dan meletakkannya di tempat yang memerlukan warna.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih pot. Anda bisa memilih pot plastik atau pot tanah yang harganya relatif murah. Juga bisa menggunakan peti atau kotak kayu. Anda juga bisa menggunakan barang bekas, seperti ember, panci, kaleng bekas dan lain sebagainya. Sebelum memilih pot atau wadah, tetapkan dulu keinginan Anda membuat taman di mana. Jika Anda ingin membuatnya di patio atau teras, pilih pot dalam berbagai model, bahan, bentuk, tinggi atau warna.

Ada beberapa tip untuk Anda

  • Semua pot, apakah dari tanah liat, plastik, atau keramik yang akan diisi tanah sebagai media tanam, harus punya jumlah lubang yang memadai di dasarnya untuk mengeluarkan air secara tepat.
  • Meletakkan pot di permukaan yang keras seperti semen atau lantai teras mengurangi pengeringan air. Sebagai solusi, letakkan pot 1 atau 2 inci dari lantai dengan memasangkan kayu di bawah pot. Atau letakkan pot di atas wadah lainnya. Atau masukkan lagi dalam pot yang lebih besar.
  • Jika menggunakan pot tanah liat dan diletakkan di teras yang banyak mendapatkan sinar matahari, pastikan untuk menyiram tanaman Anda, karena tanah cepat kering di tempat ini, kemungkinan perlu disiram 2 kali sehari.
  • Tanah dalam pot kecil juga cenderung lebih cepat kering dibanding pot besar. Jangan lupa periksa kelembaban tanah. Jika kering, siram secara tepat. Atau perhatikan tanda-tanda dari tanaman. Jika tanaman layu, berarti tanahnya kering.

Sumber image: Google