Material dinding yang umum digunakan adalah bata yang berplester semen. Bahan finishing-nya berupa cat. Selain mudah mengaplikasikannya, cat gampang pula didapatkan.

Cat khusus eksterior cocok untuk tembok teras. Kadar cat jenis ini mampu melindungi tembok akibat perubahan cuaca, semisal lembab. Cat juga dapat mempercantik permukaan dinding lebih rapi dan indah.

Selain cat, kita juga mengenal batu alam. Pelapis dinding berupa lempengan batu yang dipotong-potong tipis. Karakter nbahan yang keras dari batu alam membuat tampilan dinding terlihat alami. Adapun jenis batu alam yang umum digunakan, antara lain batu andesit, batu candi, paras yogya, paras bali, palimanan, dan batu kali. Biasanya, batu alam dipasang pada bagian bawah dinding. Fungsi batu alam ini sebagai pembatas area jendela sekaligus hiasan untuk menyelaraskan lantai teras.

Batu bata ekspos. Batu bata dengan kualitas bakaran tinggi dapat dipasanf di salah satu sisi dinding teras. Agar lebih awet, permukaannya perlu di coating.

Yang tak boleh dilupakan, keindahan batu alam pada dinding dipengaruhi oleh teknik pemasangan. Ada yang dibuat maju mundur untuk memberi kesan tiga dimensi. Ada pula yang disusun beraturan sesuai potongan nat batu alam.

Tips
Pemasangan batu alam dengan cara maju mundur harus memperhatikan kedalaman. Perbandingan kedalaman dapat dihitung dari tebal batu alam. Jika tebal 2 cm, pemasangan maju 1 cm dan bagian yang mundur 1 cm. Gunakan adukan semen pasir 1-1,5cm sebagai perekatnya.

Semprotkan air bersih ke dinding yang kotor dari bagian atas ke bawah. Gunakan kuas dengan air untuk membersihkan bagian pertemuan sudut dinding atau antar batu yang sulit disemprot.

Banyak jenis cat dinding eksterior di pasaran. Tersedia dalam berbagai kemasan. Namun sebelum membeli, ada baiknya kita mengenali ciri cat yang berkualitas baik. Yang baik adalah:
1. Cat berkualitas memiliki daya sebar luas, daya tutup cepat, dan tahan lama. Tidak membekas pada tangan jika telah kering. Tidak mudah berkelupas atau terangkat jika permukaan cat dikerok dan dilap.
2. Colek cat dengan ujung jari. Gesek cairan cat dengan jari lain. Cat yang berkualitas terasa lembut dan tak lengket.
3. Tunggu cat di ujung jari sampai kering. Setelah itu bilas dengan air. Jika cat susah dibersihkan, artinya cat itu memiliki daya rekat yang baik.
4. Cat tidak berbau hingga menusuk hidung. Cat juga tidak mengandung timah hitam/timbal (Pb) dan logat merkuri (Hg) yang berbahaya. Merek cat yang baik selalu mencantumkan keterangan tidak mengandung timbal (Pb) dan logam merkuri (Hg) pada kemasan kaleng atau galon.