Tirai atau orang lebih sering menyebutnya gorden, mempunyai beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai penahan  sinar matahari yang begitu terik untuk masuk ke dalam rumah sehingga  rumah tetap terjaga keteduhannya, atau sebagai pengaman agar rumah tidak mudah diintip dari luar dan  untuk mempercantik tampilan rumah. Untuk saat ini bentuk gorden lebih variatif. Sejalan dengan bentuk rumah yang semakin kecil, gaya hidup modern yang membuat orang selalu kekurangan waktu, orang semakin menyukaidekorasi yang bersifat simpel dan tidak merepotkan. Desain gorden pun mulai tersedia dalam bentuk yang lebih sederhana. Nah untuk mengetahui model gorden apa saja yang bisa Anda pilih, bahan gorden dan bagaimana merawat agar gorden awet, Anda bisa menyimak uraian berikut ini.

Memilih Bahan Gorden

Jenis bahan untuk gorden saat ini boleh dibilang tidak terbatas. Semua jenis kain sebenarnya sah-sah saja dijadikan penutup jendela, tergantung dari kebutuhan serta selera masing-masing orang. Namun, ada sejumlah karakter yang menjadi persyaratan tertentu yang harus dipenuhi sebuah bahan untuk menjadi gorden. Bahan tersebut harus bisa menutup dengan baik dan "jatuh"nya harus bagus.

Bahan yang berat biasanya memenuhi kriteria ini. Itu sebabnya, bahan gorden didominasi bahan-bahan seperti beludru, chenille, atau bahan sintetis lainnya. Bahan yang lebih ringan, seperti  katun, linen, satin, sutra (yang dilapis) atau sutera sintetis, juga bisa dipakai bahan gorden. Namun, efek yang ditimbulkan kedua jenis bahan tersebut pada ruangan tentu berbeda. Bahan berat membentuk bidang yang solid sehingga gorden dari bahan tersebut mampu melindungi privasi penghuni di dalam ruang. Selain itu, bahan ini juga tampak lebih mewah. Sementara itu, bahan yang lebih ringan bobotnya cocok digunakan untuk desain yang lembut dan anggun.

Sama seperti cat dinding atau wallpaper, warna dan motif gorden dipengaruhi mood ruang. Apalagi kalau ukuran jendelanya cukup besar sehingga gorden pun menjadi bagian yang dominan di dalam ruang. Untuk ruang yang kecil, motif yang dipilih sebaiknya yang kecil-kecil agar ruang tidak terasa penuh. Motif-motif besar dan ramai hanya cocok diterapkan untuk ruang yang luas.