Permukaan dinding polos mungkin membuat Anda merasa bosan. Aplikasi warna saja mungkin juga kurang membuat tampilannya menarik. Kalau begitu, cobalah membikin tekstur. Dengan adanya tekstur di dinding Anda akan dapat membuat dinding Anda menjadi lebih "berwarna". Terlebih jika terkena sorot cahaya, ada gradasi gelap terang yang dapat membuat dinding menjadi dramatis. 

Akan tetapi hati-hati, tekstur atau tonjolan-tonjolan pasir di seluruh permukaan dinding ini juga dapat melukai tubuh. Terlebih jika pasir yang digunakan agak kasar. Namun jangan takut, dengan menggunakan cat yang tepat serta teknik mengamprot yang benar, setidaknya permukaan kasar dan tajam itu dapat berkurang. 

Yang perlu Anda tahu seputar dinding kamprot ini adalah:

  • Teknik kamprot adalah cara melapis dinding dengan melempar adukan semen pasir menerobos saringan yang ada di depannya. Untuk mendapatkan tekstur kasar atau halus, cukup dengan mengganti ukuran saringannya. Lubang kecil akan menghasilkan tekstur yang halus dan lubang besar akan menghasilkan tekstur yang lebih kasar. 
  • Cat emulsi dapat mengurangi tingkat kasar tekstur dinding kamprot, sehingga tidak terlalu tajam. Semakin kental cat dapur membuat tekstur dinding semakin lembut.
  • Selain dua metode di atas, tekstur halus kamprotan dapat dilakukan melalui kompresor  dengan ukuran  nozel tertentu. Yang ini hasilnya lebih baik dan rata, tapi cara pengerjaannya agak rumit. 

Yang Anda perlukan dalam membuat dinding kamprot adalah: 

  • Cat emulsi, pasir kasar, semen putih
  • kawat ayam atau kain
  • roskam, sendok semen, sarung tangan

Langkah pengerjaannya:

  • Tentukan bidang dinding yang akan diberi tekstur kamprot. Sebaiknya plester dulu dinding ini. Plesteran yang rata akan mendapatkan hasil kamprotan yang lebih baik
  • Siapkan alat kamprot, yaitu kawat ayam yang telah diberi bingkai kayu atau kain (pilih salah satu). Alat-alat yang dipilih akan berpengaruh pada tekstur yang terbentuk.
  • Cuci pasir yang akan dipakai agar bersih dari kerikil, kemudian ayak untuk mendapatkan pasir yang paling halus
  • Buat adukan semen pasir dengan perbandingan 1 semen : 3 pasir. Pasir harus sudah dicuci dan diayak
  • Aplikasikan adukan pada dinding plesteran tadi. Jika menggunakan kawat ayam lemparkan keras-keras adukan tersebut dengan menggunakan sendok semen hingga menerobos kawat. Adukan dilempar dari jarak 30 cm. Jika menggunakan kain, adukan cukup ditempel ke dinding dengan menggunakan roskam. Setelah itu, gosok dengan arah memutar. Khusus untuk teknik kain, tunggu hingga semen kamprot setengah kering sebelum menggosok dinding dengan gerakan memutar menggunakan roskam yang sudah diberi kain. 
  • Diamkan hingga kering. Kemudian cat dengan cat emulsi sesuai dengan pilihan Anda. 

Sumber: Majalah IDEA

Image credit: www.ideonline.co.id