Tanaman dalam sebuah ruangan bisa berfungsi aksen, pembatas/sebagai sekat ruang, penutup bagian yang kurang menarik, bahkan untuk menyempurnakan skala ruang, selain menjanjikan keindahan tersendiri tentunya. Sebagai aksen, tanaman bisa kita tonjolkan dari karakter dan sifatnya seperti warna, bentuk, ukuran, tekstur hingga aroma khasnya yang mencolok.

Untuk sekatan di ruang tertentu, tanaman-tanaman ini bisa ditempatkan dirak bersusun, dirambatkan pada anjang-anjang atau digantungkan sebagai tirai. Jenis tanaman yang dipilih bisa bertajuk padat atau jarang, tergantung suasana yang ingin diciptakan.

Selain tiu, tanaman dapat pula berfungsi sebagai penyempurnaan skala ruang. Misal, untuk mempertinggi, memperendah, mempersempit, atau bahkan memberi kesan luas di ruang yang sempit. Seperti di ruang yang tinggi plafonnya, tentu akan dipilih perabot-perabot berukuran tinggi dan langsing.

Sedang untuk menyempurnakan skala ruang, dapat kita gunakan tanaman-tanaman yang menggantung, asalkan kean keindahan bangunan yang justru terletak pada ketinggiannya tidak terganggu. Jadi secara keseluruhan, tanaman dapat menimbulkan kesan visual yang kita kehendaki. Pemilihan jenis tanaman atau perabot yang lain untuk menunjang keindahan dan kesan arsitektural bangunan.

Tips merawat tanaman dalam ruangan

Tanaman yang diletakkan dalam ruangan, hidupnya tentu akan sangat bergantung pada manusia. Utamanya mengingat 'nasibnya' yang terbatas dalam menerima cahaya matahari, tentu akan mempengaruhi gerak tumbuhnya. Sementara yang amat dibutuhkan tanaman adalah cahaya matahari, makanan/pupuk dan air. Kekurangan cahaya matahari bagi tanaman berbunga akan berakibat fatal. Tanaman akan ngambek dan tidak akan berbunga. Oleh karena itu, langkah terbaik dalam menempatkan tanaman di dalam ruangan adalah dengan menempatkannya di lokasi yang terjamah sinar matahari. Misal di dekat jendela atau di pintu kaca.

memang cahaya matahari dapat diganti dengan cahaya lampu mercury atau fluorecent. Kedua jenis ini sudah cukup untuk hidup tanaman secara sehat. namun dosis pemakaiannya harus diperhatikan secara sungguh-sungguh. Sehingga tidak malah merusak tanaman. Sementara makanan bagi tanaman bisa diberikan melalui tanah. Tak usah terlalu khawatir untuk hal yang satu ini. Sebab, banyak sekali pupuk buatan yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan ini.

Alternatif lainnya adalah dengan menyiapkan 3-4 set tanaman pengganti. Satu set tanaman bisa menghias ruang paling lama 7-10 hari. Selanjutnya ia harus beristirahat selama sedikitnya 20-28 hari di tempat pemeliharaan (green house).

Bersih dari Debu

Debu dalam rumah merupakan musuh tanaman indoor yang sangat mengganggu. Debu ini akan menyabot keindahan penampilan tanaman, menyumbat pori-pori daun sehingga mengganggu pernapasan , membentuk lapisan di permukaan daun sehingga mencegah masuknya cahaya untuk fotosintesis, bahkan akan merusak dan membunuh tanaman kalau debu itu mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Debu yang menempel harus dibersihkan secara berkala dari permukaan daun. Lapisan debu yang belum begitu tebal dapat dibersihkan dengan air melalui penyemprotan sprayer tangan. Cara lain adalah daun diseka dengan spon basah atau lap yang telah dibasahi air.

Pergantian pot secara Berkala

Pergantian pot dilakukan jika ukuran tanaman sudah tidak sesuai lagi dengan ukuran pot. Pertengahan musim hujan merupakan saat yang tepat untuk memindah tanaman dari pot lama ke pot baru yang lebih besar.
Pot baru yang dipakai sebagai pengganti pot lama sebaiknya berselisih garis tengah sekitar 7 cm sehingga disekeliling akar tanaman tersisa ruangan kosong sekitar 3,5 cm.

credit image : idminimalis.info
www.wolipop.detik.com