Hampir semua rumah pasti mempunyai ruang khusus untuk berkumpulnya seluruh anggota keluarga atau bisa kita sebut sebagai ruang keluarga. Di ruang keluarga, semua anggota keluarga bisa melakukan berbagai hal, seperti mengobrol, mendengarkan musik atau menonton televisi. Tidak jarang juga dapat dipakai sebagai tempat belajar atau mengembangkan hobi lainnya.  Bagi keluarga yang memiliki anak balita yang membutuhkan area yang lebih luas untuk bergerak, ruang keluarga seringkali didesain sedemikian rupa sehingga dapat menjadi tempat yang nyaman untuk bermain anak. Perabot yang ada dikombinasikan dengan perangkat mainan anak-anak. Bahkan karena keterbatasan ruang pada sebuah hunian rumah, ruang keluarga biasanya dipergunakan pula sebagai ruang menerima tamu.

Pada dasarnya, sebuah ruang tercipta dengan adanya 3 elemen pokok pembentuk ruang yaitu lantai, dinding, dan atap (plafon). Ruang keluarga diibaratkan sebagai jantung dari sebuah rumah. Untuk menciptakan sebuah ruang keluarga yang nyaman, dapat dilakukan dengan melakukan pengolahan terhadap tiga unsur di atas. Pengolahan dapat meliputi bahan yang digunakan, tekstur, dan juga warna. Setiap jenis bahan memiliki sifat tersendiri dalam menciptakan karakter ruang. Pengaplikasian setiap jenis bahan sangat tergantung pada gaya yang ingin diterapkan dan letak/posisi dimana bahan tersebut akan diaplikasikan.

 

Ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan dalam menata sebuah ruang keluarga, diantaranya adalah:

Perangkat dan furnitur

Perabot rumah tangga kini tak hanya berfungsi sesuai fungsi dasarnya tetapi memiliki fungsi lain seperti mempercantik ruangan, membentuk karakter ruang, hingga menunjukkan identitas pemiliknya. Maka, untuk memilih jenis furnitur yang cocok yang perlu diperhatikan adalah pemilihan jenis, bahan, dan penempatan pada sebuah ruang keluarga. Untuk memilih jenis perabot rumah tangga, pilihlah jenis furnitur yang sesuai, terutama dengan fungsinya. Setelah itu baru memilih dari segi estetika. Dengan kata lain, sebuah barang yang indah belum tentu bagus diletakkan di ruang keluarga, jika barang tersebut tidak dapat memberikan perasaan nyaman ketika digunakan. Perhatikan pula komposisi dan posisinya yang tepat. Setiap barang yang ada ditaruh pada tempat yang tepat sehingga secara fungsi dapat mendukung fungsi perabot yang lain. Secara proporsi, agar terjadi tampilan yang indah. Diusahakan agar tidak ada satu barang yang tampil dominan menutup kehadiran yang lain. Proporsi setiap jenis barang ini sangat ditentukan oleh luas ruangan yang ada.

View & hal yang menarik.

Tidak aturan baku harus ke mana fokus pandangan di ruang keluarga diarahkan. Namun, beberapa hal yang menarik sering dapat menambah kenyamanan di ruang ini. Contohnya, taman indah di samping rumah. Keindahannya dapat ditampilkan ke dalam ruang keluarga dengan menempatkan kaca transparan di dinding yang membatasi ruang keluarga itu dengan taman. Beberapa keluarga ada yang memfokuskan pandangan ke arah TV. Boleh saja hal ini dilakukan, karena kehadiran TV di ruang ini dapat memancing pembicaraan di ruang keluarga sehingga tercipta komunikasi. Orientasi pandangan juga dapat diarahkan pada sesuatu yang unik dan menarrik yang ada di ruang keluarga. Pandangan yang tidak mengarah kepada satu fokus tetapi memungkinkan setiap yang hadir saling bertatapan, akan lebih menjamin kenyamanan interaksi dan komunikasi di ruang keluarga.

Warna

Membangkitkan suasana atau mood tertentu paling efektif dilakukan dengan mengolah warna. Baik itu warna dinding, perabot atau elemen pendukung lain yang ada. Untuk kenyamanan di ruang keluarga, sebaiknya jangan memilih warna yang memberi kesan terlalu formal. Jenis warna-warna netral menjadi latar yang memadai untuk warna-warna interior lainnya, dan bisa diberi aksen sehingga nyaman dipandang. Namun, warna netral kadang kurang memiliki fokus perhatian. Solusinya dapat dilakukan dengan pengaplikasian panel kayu atau aksen lainnya sehingga dapat memberi tekstur pada ruang.

Sumber: Serial Rumah Interior Ruang Keluarga