Jika ditinjau dari dunia flora atau nursery, tanaman ini memang terbilang jenis tanaman lama. Meski demikian, bunga yang satu ini kerap melekat di hati sanubari pecintanya karena keindahan kelopak dan warnanya. Selain digunakan sebagai rangkaian bunga, mawar pun banyak memiliki aneka fungsi seperti parfum, aromaterapi, bahkan untuk campuran masker.

Karena manfaatnya itulah, bunga multifungsi ini tidak pernah hilang urgensinya. Mawar senantiasa dibutuhkan. Alangkah baiknya jika kita menanamnya sendiri di halaman rumah, karena untuk jenis mawar tertentu tidak sulit untuk menanamnya, bahkan dalam pot pun, mawar bisa berbunga.

Mawar berasal dari daratan Cina, Timur Tengah dan Eropa Timur. Dalam perkembangannya, menyebar luas di daerah-daerah beriklim dingin (sub tropis) dan panas (tropis).

Di Indonesia sendiri berkembang aneka jenis mawar hibrida yang berasal dari Belanda. Sementara mawar yang banyak peminatnya, tipe Hybrid Tea dan Medium, memiliki variasi warna bunga cukup banyak, mulai putih sampai merah padam dan tingkat produktivitas tinggi, 120-280 kuntum bunga/m2/tahun.

Varietas mawar Hibrida (hybrid tea) yang telah ditanam di Indonesia adalah Coctail, Diplomat, Idole, Jacaranda, Laminuette, Osiana, Pareo, Samorai, Sonate de Meiland, Sonia, Sweet Sonia, Tineke, Vivaldi, White Success dan Yonina. Sedangkan mawar tipe Medium antara lain Golden Times, Jaguar, Sissel, Laser, dan Kiss. Kelebihan varietas mawar hibrida adalah tahan lama dan warna-warnanya menarik. Mawar tipe Hybrid Tea bertangkai bunga sepanjang 80-120cm, tipe Mediumnya adalah 40-60 cm.

Ada beberapa varietas mawar introduksi yang dianjurkan di dataran rendah Cemelot, Frad Winds, Mr Lincoln, dan Golden Lustee sebagai mawar bunga potong. Sedangkan varietas Folk Song, Khaterina Zeimet, Woborn Abbey dan Cimacan Salem untuk tanaman taman.

 

Penanaman dan Perawatan Mawar

Penanaman jenis bunga yang satu ini sebenarnya cocok dilakukan secara langsung pada tanah secara permanen, di kebun atau di dalam pot. Tanaman mawar biasanya ditanam pada tanah liat berpasir (kandungan liat 20-30%), subur, gembur, banyak bahan organik dan drainase baik. Namun bisa juga pada tanah latosol, andosol yang memiliki sifat fisik dan kesuburan tanah yang cukup baik.

Perhatikan juga waktu tanamnya, karena waktu tanam mawar yang baik adalah pada waktu tanam mawar yang baik adalah pada awal musim hujan (bila keadaan airnya memadai dapat dilakukan sepanjang musim/tahun). Dalam hal ini tanaman mawar yang ditanam bisa berupa bibit cabutan (tanpa tanah) dan bibit yang berasal dari polybag.

Kalau Anda memilih penanaman bibit mawar dari polybag, tentu caranya berbeda dengan penanaman dari bibit mawar cabutan. Pada teknik ini, bibit mawar dipindahtanamkan secara lengkap bersama tanah dan akar-akarnya.

Pertama-tama, siram media dalam polibag yang berisi mawar hingga cukup basah. Angkat polibag dan balikkan posisinya sambil ditekuk-tekuk bagian dasarnya agar bibit  mawar bersama tanah dan akar-akarnya terlepas (keluar) dari polybag. Bila polybag berukuran besar, maka pengeluaran bibit mawar dapat dengan cara menyobek atau menyayat polybag tersebut. Tanamkan bibit mawar ke dalam lubang yang telah disiapkan jauh hari sebelumnya. Letakkan bibit mawar tepat di tengah-tengah lubang tanam, kemudian urug dengan tanah sampai penuh sambil dipadatkan pelan-pelan. Siram tanah di sekeliling akar tanaman mawar hingga cukup basah. Bibit mawar akan langsung segar dan tumbuh tanpa melalui pelayuan atau istirahat dulu.

Perawatan juga menjadi poin penting dalam keberhasilan bercocok tanam. Berikut beberapa hal perawatan yang dapat Anda praktikkan sendiri di rumah, diantaranya lakukan penyiraman dan usahakan media tetap lembab tetapi tidak basah, kemudian  pemupukan 1-2 gram NPK/pot seminggu setelah keluar tunas. Lakukan pula pemangkasan tunas-tunas dari batang bawah seminggu setelah okulasi dan penyiangan gulma di media tumbuh. Terakhir, jangan lupa memberantas hama/penyakit bila terlihat tanda-tanda asing pada tanaman. Hama yang menyerang biasanya hewan-hewan kecil, seperti kutu daun, kumbang, siput berbulu, ulat daun, serangga malam, lalat, kutu batang dan lainnya.

Tak perlu khawatir mengatasi gangguan hama ini. Yang penting, lakukan saja penyemprotan insektisida secara rutin atau memangkas bagian tanaman yang terserang hama untuk dimusnahkan atau dibakar. Selain itu, perhatikan pula kebersihan taman atau kebun karena sangat berpengaruh bagi kesuburan tanaman anda. Bila semua itu sudah dilakukan, tinggal menunggu waktu saja si cantik mawar ini untuk siap digunting dari tangkainya.

Agar mawar Anda selalu berbunga setiap saat, lakukan pemotongan tangkai jika bunga mawar sudah mulai layu atau kering. Potong sepanjang 5-10cm di bawah tangkai bunga yang telah kering. Buang bagian daun yang kuning. Siram pula dengan air teh tawar bekas semalam. Niscaya mawar Anda akan rajin berbunga.