Bagi penggemar tanaman hias, mungkin banyak orang yang lebih mengenal bunga aglaonema atau anthurium. Tetapi tanaman begonia bisa jadi menjadi tanaman hias yang disukai oleh penggemar tanaman hias. Mengapa demikian? Karena Begonia termasuk tanaman yang mudah berkembang biak, selain itu begonia memiliki bunga yang cantik. Sehingga sangat pas jika Anda menjadikannya sebagai koleksi tanaman di halaman rumah Anda, atau bisa juga dijadikan sebagai tanaman gantung.

Persiapan Pembibitan

Secara umum ada dua tipe begonia: jenis yang tumbuh dari benih/biji dan jenis yang tumbuh dari umbi. Begonia yang ditanam dari biji hingga menjadi tanaman kecil, pertumbuhannya relatif sulit. Sementara, jenis begonia yang berasal dari umbi relatif mudah tumbuh menjadi tanaman besar dan kokoh. Namun kedua varietas tersebut sama-sama memiliki warna bunga yang beragam, seperti nuansa merah muda, putih, ungu, kuning, dan merah. Kedua varietas begonia itu termasuk tanaman semusim (di negara empat musim). Namun demikian, umbinya dapat disimpan dan ditanam lagi. Jika tidak ingin repot merawat benih maupun umbi, Anda bisa datang ke pusat pembibitan tanaman yang terdapat di lingkungan/kota Anda untuk membeli begonia dalam pot yang sudah tumbuh.

Begonia adalah salah satu jenis tanaman hias berbunga yang bisa tumbuh dengan baik di ruang dalam maupun ruang luar. Banyaknya nuansa warna yang dimiliki membuatnya layak ditambahkan dalam koleksi tanaman hias dalam rumah Anda. Apabila Anda menanam begonia di dalam pot, pilihlah lokasi di dalam rumah yang berorientasi ke arah timur, barat, atau selatan. Pot begonia juga bisa diletakkan di beranda yang teduh namun cukup banyak mendapat sinar matahari. Jika Anda menanam begonia di taman/kebun, tempatkanlah di area teduh yang terlindungi oleh tanaman yang lebih besar pada sisi utara taman.

Begonia sebaiknya dihindarkan dari terpaan langsung sinar matahari.
Jika Anda tidak memiliki ruang di sekitar jendela untuk memajang pot begonia maka Anda bisa tetap meletakkan di mana pun di ruang dalam. Gunakanlah lampu yang diletakkan di sekitar pot agar begonia mendapat suplai cahaya.

Saat dan Metode Penanaman
Seperti biasanya, hal pertama yang harus disiapkan adalah media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1) yang dicampur secara merata. Selanjutnya tanam bibit pada media tanam. Pastikan semua akarnya tertutup dengan media tanam, padatkan tanah sekitarnya dengan hati-hati. Basahi tanaman agar tidak layu setelah ditanam.

Perawatan, Penyiraman dan Pemupukan Tanaman
Karena begonia cukup suka dengan air, maka penyiraman bisa rutin dilakukan setiap 2 kali sehari saat pagi dan sore hari. Lakukan penyiangan jika perlu. Kemudian berikan juga nutrisi berupa pupuk organik maupun buatan secara berkala sebulan sekali.