Anggrek merupakan tanaman hias yang sangat populer. Bunganya sangat indah dan memiliki jumlah variasi banyak. Indonesia sendiri memiliki jenis anggrek yang sangat banyak. Diantaranya adalah anggrek epifit yang hidup di pohon-pohon hutan, dari Sumatera hingga Papua. Salah satu yang menjadi kebanggaan Indonesia dan telah menjadi bunga nasional Indonesia adalah bunga anggrek bulan.

Bunga anggrek bisa dibedakan menjadi 2 jenis yaitu anggrek epifit dan anggrek terestris atau anggrek tanah. Bila anggrek epifit merupakan anggrek yang hidup menempel pada tanaman lain tapi tidak mengganggu tanaman tersebut, tanaman terestris merupakan jenis anggrek yang hidup pada tanah yang subur.

Sebelum Anda melakukan budidaya anggrek, Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

 

Media tanam harus sesuai dengan jenis anggrek

Jika Anda ingin membudidayakan anggrek, ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu media atau tempat untuk menanam anggrek yang sesuai dengan jenis anggrek itu sendiri.

Lokasi bagus untuk mennam bunga anggrek

Selain memperhatikan media yang digunakan untuk menanam anggrek, Anda perlu memperhatikan lokasi untuk menanam bunga anggrek tersebut. Pilihlah lokasi yang mempunyai intensitas matahari yang cukup baik, karena pertumbuhan tanaman anggrek sangat terpengaruh dengan intensitas sinar matahari yang didapat. Usahakan untuk menyesuaikan jenis tanaman anggrek berdasarkan tingkat intensitas matahari yang didapat sehingga anggrek bisa tumbuh secara maksimal.

Berdasarkan tingkat kebutuhan intensitas cahayanya anggrek terbagi menjadi tiga jenis. Jenis pertama tanaman anggrek yang harus terkena sinar matahari secara langsung. Jenis anggrek yang cocok untuk dibudidayakan pada tempat terbuka adalah anggrek Vanda, anggrek Arachnis dan anggrek Renanthera. Sedangkan jenis kedua adalah jenis anggrek yang bisa tumbuh baik di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jenis anggrek yang cocok untuk kondisi ini adalah anggrek Ancedium, anggrek Dendrobium, atau anggrek Cattleya. Untuk membudidayakan tanaman anggrek jenis kedua ini Anda harus memiliki tempat yang khusus yang sudah dirancang sedemikian rupa agar bisa memaksimalkan pertumbuhan anggrek yang Anda tanam. Sedangkan jenis tanaman anggrek yang terakhir adalah anggrek yang tidak suka terkena sinar matahari, sehingga Anda harus menempatkan tanaman ini di tempat yang teduh. Bila Anda mempunyai halaman rumah yang teduh, sebaiknya Anda menanam jenis Anggrek Paphiopedilum dan anggrek Phalaenopsis.